- Admin Dinkes
- Jumat, 06 Februari 2026
- 16
Screen Time Berlebihan? Mata dan Mental Bisa Terpengaruh
Sekarang hampir semua aktivitas ada di layar. Kerja di depan laptop, komunikasi lewat ponsel, hiburan dari media sosial, sampai anak-anak pun belajar dan bermain lewat gadget. Tanpa terasa, waktu menatap layar bisa berjam-jam setiap hari. Tapi pernahkah kita sadar, terlalu lama di depan layar bisa berdampak pada kesehatan, bukan hanya mata, tapi juga mental?
Mata Lelah Itu Nyata
Salah satu dampak paling cepat terasa adalah mata lelah. Gejalanya bisa berupa mata kering, perih, buram sesaat, atau sakit kepala. Ini sering disebut sebagai digital eye strain. Saat menatap layar, kita cenderung lebih jarang berkedip. Akibatnya mata menjadi kering dan tidak nyaman. Apalagi jika pencahayaan ruangan kurang baik atau posisi duduk tidak ergonomis.
Pada anak-anak, screen time berlebihan juga bisa meningkatkan risiko gangguan penglihatan seperti rabun jauh. Terlalu lama fokus pada jarak dekat tanpa aktivitas luar ruangan dapat memengaruhi perkembangan mata.
Bukan Hanya Mata, Mental Juga Terpengaruh
Terlalu lama menggunakan gadget juga bisa berdampak pada kesehatan mental. Paparan media sosial secara terus-menerus bisa memicu stres, rasa cemas, bahkan gangguan tidur.
Banyak orang tanpa sadar membawa ponsel ke tempat tidur. Akibatnya, waktu tidur mundur, kualitas tidur menurun, dan tubuh tidak mendapatkan istirahat yang cukup. Kurang tidur dalam jangka panjang bisa memengaruhi suasana hati, konsentrasi, dan produktivitas. Pada anak dan remaja, screen time berlebihan juga bisa mengurangi interaksi sosial langsung, aktivitas fisik, dan waktu bersama keluarga.
Lalu, Berapa Lama yang Ideal?
Tidak harus langsung berhenti total dari gadget. Yang penting adalah pengaturan waktu dan keseimbangan. Untuk orang dewasa yang bekerja dengan komputer, cobalah menerapkan aturan sederhana 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan selama 20 detik ke objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter). Ini membantu mata beristirahat. Untuk anak-anak, batasi waktu penggunaan gadget sesuai usia dan pastikan tetap ada aktivitas fisik di luar ruangan setiap hari.
Beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan:
- Atur pencahayaan ruangan agar tidak terlalu gelap atau terlalu terang
- Jaga jarak layar dengan mata
- Hindari penggunaan gadget sebelum tidur
- Sempatkan aktivitas fisik dan interaksi langsung tanpa layar
Teknologi tentu membawa banyak manfaat. Namun, jika tidak dikelola dengan baik, dampaknya bisa terasa pada kesehatan kita sendiri.
Gadget bukan musuh, tapi penggunaannya perlu bijak. Luangkan waktu untuk beristirahat dari layar, bergerak lebih banyak, dan berinteraksi langsung dengan orang sekitar. Mulai hari ini, coba cek berapa lama waktu kita di depan layar. Mungkin sudah saatnya sedikit dikurangi, demi mata yang lebih sehat dan mental yang lebih tenang. ????


