- Admin Dinkes
- Jumat, 13 Februari 2026
- 10
Anak Sering Sakit? Cek Status Imunisasinya!
Si kecil sering demam, batuk, atau bolak-balik ke dokter? Sebagai orang tua, tentu rasanya khawatir dan capek juga melihat anak sering sakit. Tapi pernahkah kita berhenti sejenak dan bertanya: sudah lengkapkah imunisasinya?
Kadang kita fokus pada pengobatan saat anak sakit, tapi lupa memastikan perlindungan dasarnya sudah terpenuhi.
Kenapa Imunisasi Itu Penting?
Imunisasi adalah cara paling efektif untuk melindungi anak dari penyakit berbahaya seperti campak, polio, hepatitis B, difteri, pertusis (batuk rejan), dan lainnya. Penyakit-penyakit ini bukan sekadar demam biasa. Beberapa bisa menyebabkan komplikasi serius, kecacatan, bahkan kematian.
Dengan imunisasi, tubuh anak “dilatih” untuk mengenali dan melawan kuman penyebab penyakit. Jadi ketika suatu saat terpapar, tubuhnya sudah siap melawan.
Sederhananya, imunisasi itu seperti tameng sebelum perang datang.
Anak Sudah Sehat, Masih Perlu Imunisasi?
Banyak orang tua berpikir, “Anak saya sehat-sehat saja, tidak perlu imunisasi tambahan.” Padahal justru imunisasi diberikan saat anak dalam kondisi sehat, supaya perlindungannya optimal.
Menunggu sampai sakit baru bertindak tentu sudah terlambat. Beberapa penyakit menular bisa menyebar sangat cepat, terutama di lingkungan sekolah atau tempat bermain.
Imunisasi Aman, Kok
Masih ada kekhawatiran soal efek samping imunisasi. Perlu dipahami, efek seperti demam ringan atau bengkak di bekas suntikan adalah hal yang wajar dan biasanya hanya berlangsung singkat. Itu tanda bahwa tubuh sedang membentuk kekebalan.
Vaksin yang digunakan sudah melalui uji keamanan dan diawasi secara ketat. Jadi orang tua tidak perlu ragu.
Kalau ada kondisi kesehatan tertentu pada anak, tenaga kesehatan akan melakukan skrining terlebih dahulu sebelum imunisasi diberikan.
Cek Lagi Buku KIA
Coba buka kembali Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) di rumah. Periksa apakah jadwal imunisasi dasar sudah lengkap sesuai usia anak.
Jika ada yang terlewat, jangan panik. Imunisasi yang tertunda masih bisa dikejar melalui imunisasi lanjutan di puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat.
Semakin cepat dilengkapi, semakin baik perlindungannya.
Bukan Hanya untuk Anak Sendiri
Imunisasi bukan hanya melindungi anak kita, tapi juga melindungi anak-anak lain di sekitarnya. Ketika cakupan imunisasi tinggi, risiko wabah penyakit bisa ditekan. Bayangkan jika banyak anak tidak imunisasi, penyakit yang sebenarnya bisa dicegah akan mudah menyebar kembali. Karena itu, keputusan untuk imunisasi bukan hanya soal pilihan pribadi, tapi juga bagian dari tanggung jawab bersama.
Yuk, Lebih Peduli
Kalau anak sering sakit, jangan hanya fokus pada obatnya. Pastikan juga perlindungan dasarnya sudah lengkap. Datangi puskesmas, tanyakan jadwal imunisasi, dan pastikan si kecil mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat dan kuat. Anak sehat bukan hanya harapan, tapi hasil dari kepedulian kita sebagai orang tua.
Yuk, cek status imunisasi anak hari ini. ????


