- Admin Dinkes
- Rabu, 15 Juli 2026
- 21
Semester I 2026, Pelaksanaan Program Dinkes Kepri Terus Menunjukkan Kemajuan
TANJUNGPINANG – Pelaksanaan program dan kegiatan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau pada Semester I Tahun 2026 terus menunjukkan perkembangan positif. Dari total pagu APBD sebesar Rp69,09 miliar, realisasi keuangan telah mencapai Rp22,85 miliar atau 33,07 persen, dengan capaian fisik sebesar 50,27 persen.
Anggaran tersebut mendukung pelaksanaan program kesehatan melalui Dinas Kesehatan dan UPTD Instalasi Farmasi Provinsi. Secara keseluruhan, kedua unit melaksanakan 7 program dan 24 kegiatan, terdiri atas 5 program dan 16 kegiatan pada Dinas Kesehatan serta 2 program dan 8 kegiatan pada Instalasi Farmasi Provinsi.
Dinas Kesehatan mengelola pagu sebesar Rp66,97 miliar, dengan realisasi keuangan mencapai Rp22,18 miliar atau 33,11 persen dan capaian fisik sebesar 45 persen. Sementara itu, UPTD Instalasi Farmasi Provinsi mengelola pagu sebesar Rp2,12 miliar, dengan realisasi keuangan Rp671,61 juta atau 31,62 persen dan capaian fisik sebesar 55 persen.
Evaluasi untuk Mendorong Percepatan
Berdasarkan evaluasi Semester I, pelaksanaan program dan kegiatan secara agregat berada dalam kategori kuning. Kategori ini menunjukkan bahwa kegiatan telah berjalan dan masih memiliki ruang untuk dioptimalkan pada semester berikutnya agar semakin selaras dengan target fisik, target keuangan, dan rencana anggaran kas.
Penilaian dilakukan secara proporsional dengan mempertimbangkan karakteristik masing-masing subkegiatan. Realisasi keuangan dibandingkan dengan target anggaran kas, sedangkan capaian fisik dibandingkan dengan target Semester I sebesar 55 persen. Subkegiatan yang belum dijadwalkan dalam anggaran kas Semester I juga diperlakukan secara khusus dan tidak langsung dinilai mengalami keterlambatan.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya kemajuan fisik pada berbagai kegiatan. Namun, pada beberapa subkegiatan masih terdapat perbedaan waktu antara pelaksanaan kegiatan dan pencatatan realisasi keuangan. Kondisi tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi untuk meningkatkan keselarasan antara pelaksanaan fisik, administrasi, dan penyerapan anggaran.
Program yang dilaksanakan meliputi dukungan administrasi pemerintahan, pemenuhan upaya kesehatan perorangan dan masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, penyediaan farmasi dan alat kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan.
Evaluasi Semester I menjadi pijakan penting untuk memperkuat koordinasi, menyempurnakan penjadwalan, dan mengoptimalkan pelaksanaan kegiatan pada semester berikutnya. Dengan langkah tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau terus mendorong pengelolaan anggaran yang efektif, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat.


