• Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.
  • (0771) 4575000
  • Hp. 082283648895 (sms only)
  • bannerbig3

     Penyerahan Anugrah Pastika Parahita 2018 dari Kementerian Kesehatan RI kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Anugerah Provinsi yang telah menerbitkan Perda Kawasan Tanpa Rokok/KTR)

  • bannerbig1

    Pengukuran Tekanan Darah Target 1000 Pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan cek tekanan darah serentak di Kab/Kota dalam Rangka Bulan Pengukuran Tekanan Darah Kepri 2018

  • bannerbig2

    Penandatanganan komitmen pelaksanaan Kampanye Imunisasi MR Tingkat Kota Tanjungpinang bersama Pj. Walikota dan OPD Terkait

  • bannerbig5

    Bersembang petang Gubernur Kepri dengan masyarakat di Kabupaten Natuna

  • bannerbig6

    Peresmian Pengembangan RS Bhayangkara Polda Kepri Tahap IV

  • bannergermas

     

    Deklarasi Tolak Fraud dan Anti Gratifikasi Rujukan oleh RS Se-Kota Batam, IDI, POGI, IBI, BPJS dan Dinkes Prov Kepri 

Tips Menjaga Kesehatan di Bulan Ramadhan : 1) Saatnya berhenti merokok ... 12 jam perhari tidak merokok ? kenapa tidak seterusnya. Ayo berhenti merokok......2) Minum 8 gelas air per hari... agar tubuh tidak dehidrasi...   3) Berbuka dengan yang manis ---alami tanpa gula---.....   4) Melakukan aktifitas fisik ringan 30 menit...

Ditemukan Cacing Pada Produk Ikan Kemasan Kaleng

Belakangan ini kita dihebohkan oleh adanya kabar yang beredar di media bahwa ditemukan cacing pada produk ikan makarel kemasan kaleng yaitu :
• Merek Farmerjack, nomor izin edar (NIE) BPOM RI ML 543929007175, nomor bets 3502/01106 35 1 356;
• Merek IO, NIE BPOM RI ML 543929070004, nomor bets 370/12 Oktober 2020; dan
• Merek HOKI, NIE BPOM RI ML 543909501660, nomor Bets 3502/01103/-.

Berdasarkan klarifikasi dari Badan POM RI tanggal 28 Maret 2018 menyatakan bahwa Pelaku usaha telah melakukan penarikan terhadap produk – produk ikan makarel dalam saus tomat kemasan kaleng ukuran 425 gr tersebut diatas.


BPOM RI juga telah melakukan sampling dan pengujian terhadap produk ikan dalam kaleng lainnya yang beredar di seluruh Indonesia guna memastikan adanya dugaan cacing dalam ikan kemasan kaleng.

 

Sampai dengan 28 Maret 2018, BPOM RI telah melakukan sampling dan pengujian terhadap 541 sampel ikan dalam kemasan kaleng yang terdiri dari 66 merek. Hasil pengujian menunjukkan 27 merek (138 bets) positif mengandung parasit cacing, terdiri dari 16 (enam belas) merek produk impor dan 11 (sebelas) merek produk dalam negeri. Dominasi produk yang mengandung parasit cacing adalah produk impor. Diketahui bahwa produk dalam negeri bahan bakunya juga berasal dari impor. Merek produk yang mengandung parasit cacing sebagaimana terlampir. Informasi lebih lengkap lihat website resmi Badan POM RI : www.pom.go.id atau link : http://www.pom.go.id/new/view/more/klarifikasi/85/PENJELASAN-BPOM-RI--TENTANG-PERKEMBANGAN-TEMUAN-PARASIT-CACING-PADA-PRODUK-IKAN-MAKAREL-KALENG.html


Masyarakat dihimbau untuk lebih cermat dan hati-hati dalam membeli produk pangan. Selalu ingat cek “KLIK” (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan. Pastikan kemasannya dalam kondisi utuh, baca informasi pada label, pastikan memiliki izin edar dari BPOM RI, dan tidak melebihi masa kedaluwarsa. Masyarakat yang menemukan produk bermasalah dapat menghubungi Contact Center HALO BPOM di nomor telepon 1-500-533 (pulsa lokal), SMS 0812-1-9999-533, e-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya., atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) Balai Besar/Balai POM di seluruh Indonesia.wr

Video Promosi Kesehatan

Cegah Stunting

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech