• Vaksin COVID-19 Telah Dimulai Untuk Masyarakat Usia 18 Tahun Keatas
  • Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang

    Pelaksanaan Vaksinasi COVID-19 di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang

  • Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

    Sosialisasi Pemberdayaan Masyarakat di Tingkat RT/RW dalam Pencegahan COVID-19

  • Pelayanan Kesehatan Bergerak di Tajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Tajur biru, Temiang Pesisir Kab. Lingga.

  • Selamat dan Sukses atas pelantikan Bapak Ansar Ahmad dan Ibu Marlin Agustina sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Riau Periode 2021-2024.
  • Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

    Pelayanan Kesehatan Bergerak di Kepulauan Anambas

  • Dialog Interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

    Dialog interaktif bersama kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau di RRI Tanjungpinang

  • Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

    Penyerahan Vaksin COVID-19 dan Logistik Pendukung Untuk Kab/Kota di Provinsi Kepulauan Riau

  • Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

    Tracing Kontak sebagai upaya mengendalikan laju penyebaran virus COVID-19 di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang

  • Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

    Peringatan Hari Kesehatan Nasional ke 56 di Halaman Gedung Daerah, Kota Tanjungpinang

  • Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang

    Peninjauan Kesiapan Pembangunan RSKI Galang, Kota Batam

Keberadaan tenaga kesehatan merupakan bagian dari misi kemanusiaan untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan

Langkah mudah cegah usus buntu.

usus buntu 2

Peradangan Usus Buntu (FindaTopDoc)

Pada dasarnya semua orang memiliki organ yang bernama usus buntu. Organ ini berbentuk seperti kantung kecil dan sangat tipis berukuran 5 sampai 10 cm yang berfungsi sebagai penghubung menuju usus besar. Radang usus buntu dapat menyerang siapa saja. Peradangan tersebut akan menyerang usus buntu yang berbentuk kantong kecil tipis yang terhubung ke usus besar. Usus buntu adalah rumah bagi bakteri yang bermanfaat. Ketika organ ini terinfeksi atau tersumbat, bakteri berkembang biak dengan cepat, menyebabkan usus buntu membengkak dan terisi dengan nanah.

 

Ketika usus sudah meradang, maka operasi untuk mengangkat usus tersebut pun harus segera dilakukan. Jika tak segera dilakukan, usus buntu yang meradang akan pecah dan 'meracuni' organ-organ lain di perut. Tak cuma itu, bakteri penyebab radang juga akan menyebabkan luka di rongga perut.

Usus buntu kerap disebut sebagai penyakit yang muncul karena gaya hidup yang sembarangan saat mengonsumsi makanan. Terkadang karena begitu nikmatnya suatu makanan, seseorang bisa melupakan dampak kesehatan yang akan terjadi. Padahal kenikmatan yang dirasakan oleh lidah belum tentu memberikan manfaat untuk organ pencernaan di dalam tubuh. Salah satu penyakit yang dapat muncul dari kebiasaan makan yang kurang sehat adalah penyakit radang usus buntu.

Beberapa hal dibawah ini mungkin dianggap sepele namun dapat mencegah usus buntu :

1. Jangan sering menahan kentut dan BAB

Menahan kentut mungkin sepele, namun faktanya bisa menjadi salah satu penyebab radang usus buntu. Alasannya, saat menahan kentut saluran pencernaan akan menjadi terhambat dan tersumbat. Untuk itu, jangan sekali-kali menahan kentut. Tapi ketahui juga saat dan tempat yang tepat untuk melepaskannya.

Selain itu menahan BAB juga bisa menjadi penyebab usus buntu dan sembelit. Sifat feses yang keras berpotensi menyebabkan usus buntu. Oleh sebab itu, jika sudah terasa ada dorongan untuk buang air besar, segeralah pergi ke toilet.

2. Perbanyak minum air putih

Minum air putih mampu menjaga kesehatan pencernaan, khususnya usus besar. Hal ini menyebabkan usus besar dapat melakukan penyerapan nutrisi makanan dengan baik. Meminum air dalam keadaan perut kosong, dapat membantu memurnikan usus kembali dan membuatnya lebih mudah menyerap nutrisi makanan yang akan masuk. Sehingga tubuh akan mendapatkan gizi terbaik. Selain itu, kebiasaan minum air putih saat perut kosong juga membantu melancarkan BAB. Para ahli menyarankan untuk minum air putih minimal 8 gelas sehari.

3.  Kurangi makanan cepat saji

Makanan cepat saji nyatanya mengandung karbohidrat yang sangat tinggi. Sayangnya, kandungan tersebut justru meningkatkan risiko terkenanya usus buntu. Oleh karena itu, sebaiknya konsumsi makanan sehat yang memiliki gizi seimbang.

4.  Konsumsi makanan yang berserat tinggi

Makanan yang berserat tinggi banyak terdapat pada sayuran dan buah-buahan, Mengkonsumsi makanan berserat tinggi sangat baik bagi pencernaan. Karena dapat dicerna dengan baik sehingga membantu mengurangi penumpukan makanan pada usus halus dan mampu memberikan asupan sehat bagi bakteri baik yang ada di dalam tubuh.

Dengan melakukan kebiasaan di atas, selain terhindar dari radang usus buntu, kamu juga akan merasakan badan yang lebih sehat dan bugar. Oleh karena itu, yuk... ubah pola hidup menjadi lebih sehat.

 

AD

Video Promosi Kesehatan

Link Situs

PEMERINTAH PROVINSI

KEPULAUAN RIAU

DINAS KESEHATAN

KOTA TANJUNGPINANG

DINAS KESEHATAN

KABUPATEN LINGGA

PORTAL BIDANG P2P

DINKES PROV. KEPRI

  • IMG-20171025-WA0039.jpg
  • IMG-20171026-WA0026.jpg
  • sPANDUK_mr_kEPRI.jpg
  • Vaksin_Masyarakat.jpeg
  • WhatsApp_Image_2020-11-11_at_20.03.23.jpeg
Click to listen highlighted text! Powered By GSpeech