Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Tjetjep Yudiana : Pusat - Daerah Perlu Keserasian Program PDF Print E-mail
Wednesday, 10 September 2014 21:37

Tjetjep Yudiana : Pusat - Daerah Perlu Keserasian Program 

Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) di Ballroom Hotel Harmoni One, Batam (11-13/08/2014) dengan tema “Percepatan Integrasi Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke BPJS untuk mencapai Universal Coverage Provinsi Kepulauan Riau. Pemilihan tema ini tidak terlepas dari urgensi ditemukannya berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan dengan penerapan Sistem Jaminan Kesehatan Nasional sejak 1 Januari 2014 lalu, dan dalam upaya mengoptimalkan percepatan universal coverage di Provinsi Kepulauan Riau. Kegiatan ini disaksikan langsung tiga Anggota DPRD Kepri, Hotman Hutapea, Hanafi Ekra dan Jusrizal.

H.Tjetjep Yudiana,M.Kes Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, dalam sambutannya menjelaskan bahwa disamping permasalahan JKN, permasalahan pokok lainnya yang perlu dibahas bersama terkait pembangunan kesehatan di Provinsi Kepulauan Riau, diantaranya Pertama, Masih rendahnya kualitas kesehatan penduduk yang antara lain ditunjukkan dengan masih tingginya angka kematian bayi, anak balita dan ibu hamil (AKB/AKI), tingginya proporsi balita yang menderita gizi kurang serta masih tingginya angka kematian akibat penyakit menular dan kecenderungan semakin meningkatnya jumlah kematian penyakit tidak menular (PTM). Kedua, Kesenjangan kualitas kesehatan dan akses terhadap pelayanan kesehatan yang bermutu antar wilayah/daerah dan antar kelompok status sosial ekonomi merupakan dampak dari belum memadainya jumlah, penyebaran dan mutu tenaga kesehatan dan sarana kesehatan serta terbatasnya sumber pembiayaan kesehatan.

 

"Permasalahan-permasalahan ini membutuhkan pendekatan yang komprehensif mulai dari tingkat Pusat sampai ke Daerah. Adanya keserasian program dan kegiatan yang dilakukan di Pusat hingga ke Daerah diharapkan akan mampu mengatasi permasalahan kesehatan", Kata H.Tjetjep Yudiana Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau dalam sambutannya. 

Pembangunan kesehatan berkembang secara dinamis mengikuti kebutuhan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta tatanan penyelenggaraan pemerintahan. Berbagai permasalahan dan tantangan muncul yang membutuhkan solusi dan kebijakan yang tepat. Untuk itu semua jajaran kesehatan dan stakeholder terkait diharapkan senantiasa tanggap dan mampu menentukan langkah yang tepat untuk dapat menyelenggarakan pelayanan kesehatan yang efektif dan konfrehensif. 

Bertolak dari pemikiran ini dan dalam rangka mewujudkan pengembangan pelayanan kesehatan yang berkualitas, maka sinkronisasi dan optimalisasi antara program-program bidang kesehatan antara Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat penting diselenggarakan, termasuk didalamnya peran sektor terkait yang dominan. Melalui Rakerkesda diharapkan mampu memfasilitasi dan menghimpun berbagai sumber daya yang ada, memecahkan masalah-masalah kesehatan terutama dalam usaha pengembangan pelayanan kesehatan yang berkualitas antar Kabupaten/Kota dan lintas Kabupaten/Kota serta mengembangkan peran lintas sektor.

“Rakerkesda Kepri 2014 ini umumnya bertujuan agar terwujudnya sinkronisasi dan optimalisasi kegiatan antara Dinas Kesehatan Provinsi, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota, Rumah Sakit dan Institusi kesehatan lainnya di Provinsi Kepulauan Riau dalam hal pengembangan pelayanan kesehatan yang berkualitas”, kata Tjetjep Yudiana.

Secara khusus Rakerkesda ini bertujuan: 1) Adanya sinkronisasi, pemecahan masalah danrencana tindak lanjut upaya pengembangan pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi masyarakat Provinsi Kepulauan Riau secara menyeluruh; 2) Terinformasikannya Evaluasi Penyelenggaraan JKN Tingkat Nasional; 3) Terinformasikannya Program Prioritas Provinsi Kepulauan Riau Terkait Pembangunan Kesehatan TA 2015; 4) Terinformasikannya Dukungan SDMK Dalam Pelaksanaan JKN; 5) Terinformasikannya Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi JKN di FKTP; 5) Tersosialisasikannya Surat Edaran Mendagri No. 900/2280/SJ Tahun 2014; 6) Terlaksananya Evaluasi Penyelenggaraan JKN Tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota serta upaya integrasi Jamkesda ke BPJS; dan 7) Adanya komitmen bersama peserta Rakerkesda untuk mengintegrasikan Jamkesda ke BPJS dalam upaya mewujudkan universal coverage. *** (joni sandra)

Materi Rakerkesda Kepri 2014 diantaranya :

  1. Prioritas Provinsi Kepulauan Riau Terkait Pembangunan Kesehatan TA 2015
  2. Dukungan SDMK Dalam Pelaksanaan JKN
  3. Pengelolaan dan Pemanfaatan Dana Kapitasi JKN di FKTP
  4. Surat Edaran Mendagri No. 900/2280/SJ Tahun 2014
  5. PelayananKefarmasianDalamMendukung JKN
  6. Optimalisasi FKTP DalamPenyelenggaraan JKN
  7. Evaluasi Penyelenggaraan JKN Tingkat Nasional
  8. Evaluasi Penyelenggaraan JKN Tingkat Provinsi
  9. Integrasi Peserta Jamkesda Kabupaten/Kota Menjadi Peserta BPJS
  10. Rangkuman dan Kesepakatan Peserta

Narasumber Rakerkesda Kepri 2014 berasal dari:

  1. Kementerian Kesehatan (Sekjend.Kemenkes RI, Ka.Badan PPSDM, Ka.Pusat Pembiayaan Jaminan Kesehatan, Dirjen Bina Kefarmasian dan Alkes, Dirjen Bina Upaya Kesehatan)
  2. Kementerian Dalam Negeri (Dir.Keuangan Daerah Kemendagri)
  3. Provinsi : Bappeda Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau
  4. Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota/RS/Puskesmas, serta BPJS Kesehatan.

Peserta Rakerkesda Kepri 2014 berasal dari:

a. Peserta Provinsi, meliputi :

  1. Kepala Dinas, Ka. Sekretariat/Kabid, Kasubbag/Kasie Dinkes Prov.
  2. Bappeda Provinsi Kepulauan Riau
  3. Ketua dan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri
  4. Direktur RSUD Tanjung Uban
  5. Direktur RSUD Provinsi Kepri di Tanjungpinang

b. Peserta Kabupaten/Kota, meliputi:

  1. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
  2. Kepala Bidang Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
  3. Direktur RS Pemerintah Kabupaten/Kota

 c. Peserta Mandiri, meliputi:

  1. Kepala BKKBN Provinsi Kepulauan Riau
  2. Direktur Poltekkes Tanjungpinang
  3. Direktur RS Swasta (RS Otorita Batam, RS Awal Bros, RS Harapan Bunda, RS Budi Kemuliaan dan RS Casa Medikal Centre).
  4. BPJS Batam dan Tanjungpinang
  5. PT. Jamsostek Tanjungpinang
  6. Organisasi Profesi (IDI, IBI, PPNI)
  7. PalangMerah Indonesia wilayahProvinsiKepulauan Riau
  8. Kepala KKP Karimun, Batam dan Tanjungpinang
  9. Kepala BTKL Batam
  10. Kepala Balai POM Batam. ***(Sumber: Dinkes Kepri, 2014)
Last Updated on Sunday, 09 November 2014 21:31
 

Site Map