Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Cerdas Memilih Obat, melalui GeMa CerMat PDF Print E-mail
Written by Sdk.farmalkes   
Monday, 03 April 2017 00:00

foto Kedinkes Kepro bersama Pemkot Batam dan Apoteker di Batam

* Kadiskes Kepri bersama Kabid SDK didampingi oleh petugas Farmasi dan Pejabat Pemerintah Kota Batam

Perkembangan bidang obat yang cukup pesat ini diikuti dengan semakin meningkatnya kecerdasan masyarakat dan semakin gencarnya promosi/iklan obat   melalui media masa baik media elektronik maupun media cetak yang belum memberikan peran edukasi untuk masalah obat. hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan kecenderungan masyarakat untuk melakukan pengobatan sendiri (swamedikasi) dalam mengatasi keluhan atau berbagai penyakit yang sering diderita masyarakat.  swamedikasi bila dilakukan dengan benar dapat memberikan sumbangan yang sangat besar bagi pemerintah, dalam pemeliharaan kesehatan secara nasional. agar dapat melakukan swamedikasi dengan benar, masyarakat memerlukan pengetahuan dan keterampilan dalam pemilihan obat secara tepat.

untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memilih dan menggunakan obat secara tepat. namun demikian saat ini masih banyak terjadi masalah kesehatan khususnya terkait obat masih ditemui di masyarakat. mulai penggunasalahan obat, penyalah gunaan obat, terjadinya efek samping obat dari yang paling ringan sampai dengan kebutaan dan kematian, beredarnya obat palsu, narkoba dan bahan berbahaya lainnya, dan sebagainya. salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesadaran masyarakat akan  penggunaan obat dan sediaan farmasi lainnya secara tepat, oleh karena itu masyrakat masih membutuhkan upaya lebih keras dari semua pihak untuk dapat memahami obat sebagai komoditi kesehatan yang harus aman, bermanfaat dan berkualitas.Dalam rangka percepatan peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat tentang pemilihan dan penggunaan obat secara tepat, dirasa perlu meningkatkan peran apoteker yang bekerja di pelayanan kefarmasian (apotek, puskesmas) dan komunitas lainnya dalam mempercepat kondisi masyarakat untuk sadar cerdas serta mampu secara mandiri melakukan perilaku hidup sehat dan bertanggungjawab, khususnya terkait obat,  mengingat hal tersebut, dinas kesehatan provinsi kepulauan riau mengadakan kegiatan gerakan cerdas menggunakan obat (gema cermat), menjadi program ditingkat provinsi/kabupaten/kota, agar dampaknya menjadi lebih luas dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan baik pemerintah (dinas kesehatan kabupaten/kota), organisasi profesi, masyarakat dan kelompok masyarakat (lsm, kader, pkk).

Sebagai salah satu Pemegang Kebijakan di Daerah, Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan kegiatan pembekalan gerakan masyarakat cerdas menggunakan obat (gema cermat), yang diselenggarakan di kota batam pada tanggal 30 Maret 2017 dan kota tanjungpinang pada tanggal 13 April 2017. Adapun tujuan kegiatan ini dilaksanakan, antara lain: meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya obat sebagai komoditi kesehatan, tercapainya kemandirian masyarakat dalam menilai dan memilih informasi yang beredar di masyarakat terkait obat. Narasumber berasal dari Ditjen Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI  dan Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat RI, sedangkan peserta yang hadir berjumlah 150 orang berasal dari beberapa instansi dan stakeholder terkait antara lain dinas kesehatan kota batam, Apoteker yang berkomitmen sebagai agent of change, Bapeda Kota Batam, Dispora Kota Batam, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Batam, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kota Batam, BNN Provinsi Kepri, Tenaga Kefarmasian di Puskesmas se Kota Batam, RSUD Embong Fatimah, RS Otorita Batam, Organisasi Profesi Cabang Batam ( Ikatan Apoteker Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia, Persatuan Dokter Gigi Indonesia, Persatuan Ahli Farmasi Indonesia, Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia, Kader Posyandu perwakilan dari Puskesmas, Organisasi Masyarakat dan Mahasiswa (Tim Penggerak PKK Kota Batam, Darma wanita Kota Batam), Media cetak. Biaya penyelenggaraan kegiatan GeMa CerMat ( Gerakan Masyarakat Cerdas Menggunakan Obat) dibebankan pada dipa apbn dekonsentrasi program kefarmasian dan alat kesehatan dinas kesehatan provinsi kepulauan riau tahun anggaran 2017.

Last Updated on Saturday, 13 May 2017 09:28
 

Site Map