Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Satuan Karya Pramuka (Saka) Bakti Husada Menuju Kepri Sehat dengan “CERDIK” PDF Print E-mail
Written by Kesmas.prompkes   
Friday, 17 February 2017 00:00

Rapat Kerja Satuan Kaya (Saka) Bakti Husada Tahun 2017 yang dilaksanakan di Bintan Plaza Hotel Tanjungpinang pada hari kamis, 16 Februari 2017 di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri selaku Kamabisaka, selain diharidi oleh Perwakilan Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Kepulauan Riau, seluruh jajaran Pengurus dan Instruktur Krida Saka Bakti Husada Kepri dan Dewan Kerja Daerah(DKD) Gerakan Pramuka Kwartir Daerah Kepulauan Riau Serta perwakilan RSUP Kepulauan Riau.

Jajaran Mabi dan Pimpinan Saka bersama Kakak dari Kwarda Kepri

Generasi muda sudah banyak sekali melakukan aktifitas menyimpang dan berdampak negatif antara lain narkoba, alkohol, dan zat adiktif lainnya. Selain itu, tidak sedikit pula perilaku generasi muda saat ini mencerminkan perilaku keseharian yang tidak sehat seperti kurangnya aktifitas fisik, pola makan buah dan sayur, konsumsi makanan (tinggi lemak, manis, dan asin) dan mengkonsumsi makankan yang banyak mengandung penyedap membuat generasi muda menjadi sangat rentan terhadap penyakit.

Mengingat hal tersebut untuk mendukung upaya pengendaliannya sangat dipengaruhi oleh peran serta pemuda, masyarakat dan pemerintah dengan memasyarakatkan pola hidup “CERDIK” yaitu:

1. Cek kesehatan secara rutin

2. Enyahkan asap rokok dan polusi udaralainnya

3. Rajin olahraga fisik dengan olahraga seni

4. Diet sehat dengan kalori seimbang

5. istirahat yang cukup dan utamakan keselamatan

6. kendalika stres serta tindak kekerasan

Dalam rangka peningkatan kualitas derajat kesehatan masyarakat secara mandiri maka perlu menjalin kemitraaan dalam hal ini adalag Gerakan Pramuka sebagai salah satu organisasi yang mempuntyai tugas pokok membina generasio muda Indonesia agar menjadi tenaga kader pembangunan mermoral Pancasila, sehat jasmani dan rohani.

Salah satu upaya membentuk tenaga kader pembangunan tersebut khususnya pembangunan di bidang kesehatan adalah dengan membekali peserta didik dengan penyelenggaraan pendidikan budi pekerti dan pengetahuan keterampilan yang praktis. Pada saat yang bersamaan menanamkan nilai luhur bahwa setiap anggota mempunyai kesempatan, tanggung jawab dan kewajiban yang sama dalam mewujudkan visi dan misi bersama-sama mendukung pembangunan kesehatan.

Lahirnya Saka bakti Husada sebagai wadah pembinaan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan menjadi salah satu strategi dalam menggerakkan dan memberdayakan masyarakat untuk berperilaku sehat demi meningkatkan kesadaran generasi muda akan pentingnya kualitas kesehatan bagi diri sendiri dan lingkungannya. Tidak kalah penting juga, melalui Gerakan ini adalah menggalang komitmen bersama untuk ikut serta berperan aktif dalam upaya mendukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) guna mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian kesehatan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.

Hadirnya kader pembangunan kesehatan diharapkan mampu saling berbagi pengalaman dan mengetahui rencana rtindak lanjut masing-masing kegiatan, guna terwujudnya masyarakat yang peduli, tanggap dan mampu mengatasi permasalahan kesehatan secara mandiri sehinggan tingkat dan derajat kesehatan masyarakat dapat terpelihara. Hal tersebut disapaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau pada Rakor Saka Bakti Husada di Bintan Plaza Hotel Tanjungpinang tanggal 16 Februari 2017.

Kwarda Dorong SBH di Kepri Untuk Eksis

Kakak Ir. Lamidi Selaku Perwakilan Kwarda Kepulauan Riau memaparkan perubahan dimasyarakat terutama di kalangan remaja seiring perkembangan teknologi dan digitalisasi yang sudah kian hari kian maju. Banjirnya produk smartphone dipasaran merubah paradigma dan gaya hidup masyarkat tertutama kaula muda maupun pelajar/Mahasiswa. Realitas ini selain menjawab segala kebutuhan dan tuntutan juga berimplikasi pada kreatifitas serta minat dan bakat kaula muda. Saka bakti Husada Pernah booming pada era 1980 – 1990 an sangat ngat dimintai oleh kalanga pelajar kini mulai tergerurs dan terkikis oleh perkembagan tersebut.

Kwarda Kepri melihat dampak perubahan perkembangan tersebut pada gaya hidup maupun perilaku generasi muda saat ini akan mempermudah datangnya gejala penyakit akibat kurangnya pergerakan tubuh dan pola makan yang tidak tejaga karena disibukkan gadgetnya, apabila ini terus dibiarkan dikhawatirkan akan berdampak lebih luas lagi. Melalui Forum Tersebut Kwarda Kepri menyampaikan harapannya pada generasi muda di Kepulauan Riau agar mengisi waktu kesehariannya dengan terlibat/menggabungkan diri ke dalam organisasi/kelompok atau aktifitas positif lainnya guna menambah pengetahuan dibidang kesehatan di luar sekolah sehingga masa muda membarikan manfaat terhadap masyarakat.

Hadirnya SBH untuk menjawab pertanyaan generasi muda yang memiliki minat serta bakat dibidang kesehatan. Kedepan Kwarda Kepri mendorong mengaharapkan optimalisasi kinerja seluruh Instruktur Krida Saka bakti Husada selain menjadi wadah juga mampu mendorong/menampung generasi muda di bidang kesehatan sehinga efektifitas dan efisiensi berbagai informasi tentang kesehatan dapat tersebar pada masyarakat luas. Selain itu Saka Bakti Husada Kepulauan Riau juga diharapkan kembali eksi s sebagaimana yang pernah terjadi pada tahun 1980-1990 dulu.
Last Updated on Friday, 21 April 2017 21:33
 

Site Map