Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Hj.Aisyah Sani : Budayakan CTPS Sekarang dan Jadikan PHBS Gaya Hidup PDF Print E-mail
Sunday, 09 November 2014 22:37

Hj.Aisyah Sani : Budayakan CTPS Sekarang dan Jadikan PHBS Gaya Hidup

Seksi Promosi Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, Jum’at (31/10) memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) Sedunia 15 Oktober 2014, disejalankan dengan kegiatan Hari Anak Nasional Tingkat Provinsi Kepulauan Riau dan Hari Keluarga Nasional XXI, disejalankan Pencanangan HKG-PKK KB-Kes tahun 2014, di Halaman Gedung Daerah, Tanjungpinang tepi laut.

Peringatan CTPS tahun 2014 untuk mengingatkan kita dan generasi penerus bangsa betapa pentingnya kebersihan untuk mewujudkan masyarakat menuju indonesia sehat. Secara nasional Tema CTPS,“Tangan Bersih Generasi Sehat”. Hal tersebut mengingatkan tentang pentingnya kebersihan tangan untuk menciptakan kehidupan yang sehat.

Sebelum Gubernur Kepulauan Riau, Ketua TP-PKK Kepri dan unsur SKPD dan FKPD Provinsi kepri melakukan CTPS, diarahkan untuk melakukan tempel jari di spanduk putih sepanjang 10 meter yang bertuliskan “Stop Asap Rokok”, sebagai himbauan pentingnya berPerilaku Hidup Bersih dan Sehat (berPHBS), mulai di Rumah Tangga, di Tempat Umum, di tempat Kerja, di Sekolah, dan di Instansi Kesehatan.

“TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau mengajak segenap lapisan masyarakat, terutama anak kelompok usia sekolah untuk benar-benar melakukan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air bersih yang mengalir setiap hari sebelum dan sesudah melakukan aktivitas sehari-hari, jadikan budayakan CTPS sekarang dan jadikan PHBS gaya hidup sebagai gerakan masyarakat menuju Indonesia sehat”, kata Hj.Aisyah Sani Ketua TP-PKK Provinsi Kepri.

Ditempat terpisah Wakil Menteri Kesehatan, Prof. Ali Ghufron Mukti pada saat membuka puncak peringatan HCTPS di  Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (18/10) memaparkan pada hasil Riskesdas Tahun 2013, proporsi penduduk umur >10 tahun yang berperilaku cuci tangan dengan benar di Indonesia telah meningkat dari  23,2% pada tahun 2007 menjadi 47,0 persen pada tahun 2013. Oleh karena itu, upaya besar perlu dilakukan dengan dukungan semua pihak agar perilaku CTPS menjadi kebiasaan sehari- hari seumur hidup.

Lebih lanjut Prof. Ali Ghuforn menjelaskan, perilaku mencuci tangan yang benar adalah bila kita mencuci tangan dengan sabun sebelum menyiapkan makanan, ketika tangan kotor (setelah memegang uang, binatang, berkebun, setelah buang air besar, setelah menceboki bayi/anak),setelah menggunakan pestisida/insektisida, dan sebelum menyusui bayi.

Cuci Tangan Pakai Sabun adalah cara yang sederhana, mudah dan murah dan  bermanfaat  dalam mencegah berbagai penyakit penyebab kematian, seperti Diare dan  Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) yang sering menjadi penyebab kematian anak-anak, juga penyakit Hepatitis, Typhus, dan Flu Burung ujarnya.

Demikian juga kepada para Natural Leaders Prof. Ali Ghufron berharap agar mereka meningkatkan perannya dalam menggerakkan masyarakat untuk melakukan 5 STBM yaitu: Stop Buang Air Besar Sembarangan, Cuci Tangan Pakai Sabun, Pengelolaan Air Minum dan Makanan di Rumah Tangga, Pengelolaan Sampah dan Pengelolaan Limbah Cair.

Cuci tangan pakai sabun merupakan salah satu cara untuk hidup sehat yang paling sederhana dan murah tetapi sayang belum membudaya. Padahal bila dilakukan dengan baik dapat mencegah berbagai penyakit menular seperti diare bahkan tipus. Hanya dengan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) kita bisa mencegah penyakit diare 80-90% dan penyakit -penyakit lain (misal: ISPA, Influensa , bahkan Virus H5N1) sebesar 45 %.

Selain itu Cuci tangan pakai sabun juga merupakan salah satu pilar STBM/StoPS yaitu:

  1. Buang Air Besar ke Jamban sehat
  2. Cuci tangan pakai sabun
  3. Penyediaan air bersih
  4. Pengelolaan sampah rumah tangga
  5. Pengelolaan limbah cair rumah tangga

Berdasarkan Hasil survei Health service Program tahun 2006 didapatkan  hanya 12 dari 100 orang Indonesia yang melakukan cuci tangan pakai sabun setelah buang air besar. Tidak mengherankan jika banyak penduduk Indonesia yang masih menderita penyakit seperti diare karena kebiasaan hidup yang tidak bersih. Selain itu ternyata para orang tua dan guru juga masih belum mengetahui cara mencuci tangan pakai sabun yang baik dan benar dengan 7 Langkah yaitu :

  1. Basuh tangan dengan air bersih dan mengalir kemudian gunakan sabun
  2. Gosok punggung tangan serta sela-sela jari kanan  dan sebaliknya
  3. Gosok telapak tangansela-sela jari
  4. Gosok sisi dalam jari-jari dengan kedua tangan mengunci
  5. Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan sebaliknya
  6. Gosok dengan memutar ujung-ujung jari tangan kanan dan sebaliknya
  7. Gosok Pergelangan tangan kiri dan sebaliknya lalu basuh dengan air bersih yang mengalir kemudian keringkan dengan lap bersih sampai kering

Dengan adanya kegiatan ini beberapa tahun mendatang penyakit yang diakibatkan oleh perilaku hidup yang tidak bersih dan sehat diharapkan menurun. ***

Last Updated on Sunday, 09 November 2014 23:30
 

Site Map