Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Sinergi Program Gizi Masyarakat PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 26 March 2014 00:00

Untuk memperoleh informasi pencapaian kinerja pembinaan gizi masyarakat secara cepat, akurat, teratur dan berkelanjutan, perlu dilaksanakan kegiatan surveilans gizi di seluruh wilayah provinsi dan kabupaten/kota. Pelaksananan surveilans gizi akan memberikan indikasi perubahan pencapaian indikator kegiatan pembinaan gizi masyarakat. Selain itu, pelaksanaan surveilans gizi diperlukan untuk memperoleh tambahan informasi lain yang belum tersedia dari laporan rutin, seperti konsumsi garam beriodium, pendistribusian MP-ASI dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pemantauan status gizi anak dan ibu hamil risiko Kurang Energi Kronis (KEK) atau studi yang berkaitan dengan masalah gizi mikro, dll. Petunjuk Pelaksanaan Surveilans Gizi ini dimaksudkan sebagai acuan petugas kesehatan di provinsi dan kabupaten/kota dalam melaksanakan surveilans gizi untuk meningkatkan efektifitas kegiatan pembinaan gizi masyarakat dengan mempertajam upaya penanggulangan masalah gizi secara tepat waktu, tempat, sasaran dan jenis tindakannya.

Pertemuan Surveilans Gizi Tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2014 dilaksanakan di Kota Batam pada tanggal 24 - 26 Maret 2014. Pada pertemuan tersebut turut hadir perwakilan dari Dinas Kesehatan se-Provinsi Kepulauan Riau yang berjumlah, selain itu juga turut hadir lembaga terkait antara lain Badan Pemberdayaan Perempuan Kota Batam, TP-PKK Kota Batam, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepulauan Riau, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau, dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau.

Narasumber yang berasal dari Kementerian Kesehatan RI, Badan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Riau dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau memaparkan urgensi gizi Surveilans Gizi dalam rangka pencapaian program kesehatan, maka pertemuan tersebut seluruh perwakilan yang hadir menyepakati laporan kegiatan surveilans dilaporkan secara berjenjang sesuai sumber data yang akurat (bisa mulai dari Posyandu atau dari Puskesmas).(NF)

Last Updated on Thursday, 28 August 2014 17:47
 

Site Map