Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Dinkes Latih Petugas Konseling Menyusui dan MP ASI PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 30 April 2014 00:00

Menyusui merupakan aspek yang sangat penting untuk kelangsungan hidup bayi guna mencapai tumbuh kembang bayi/anak yang optimal setelah melahirkan sampai dengan bayi berusia setengah tahun, kemudian Setelah enam bulan bayi diberikan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) sampai usia dua tahun atau lebih akan tumbuh dan berkembang dengan baik. Hal ini sesuai dengan WHO/UNICEF dalam Gobal Strategy on Infant and Young Child Feeding tahun 2002, yang merekomendasikan bahwa pola makan terbaik untuk bayi dan anak sampai usia dua tahun adalah;

1) inisiasi menyusu dini (IMD) dalam 30 sampai 60 menit setelah bayi lahir;

2) memberikan ASI secara eksklusif kepada bayi sejak lahir sampai usia 6 bulan;

3) mulai memberikan makanan pendamping ASI sejak bayi berusia 6 bulan; dan

4) meneruskan pemberian ASI sampai anak berusia 2 tahun atau lebih.

Dalam rangka meningkatkan akses ibu, keluarga dan masyarakat terhadap informasi tentang pemberian ASI dan MP-ASI yang tepat, maka setiap fasilitas kesehatan yang menyediakan pelayanan kesehatan ibu dan anak seperti RS, RSB, Puskesmas dan jaringannya, bidan praktek swasta, dan sebagainya, perlu memiliki konselor menyusui terlatih yang mempunyai kompetensi untuk membantu ibu dan keluarganya dalam melakukan inisiasi dini, menyusui eksklusif selama enam bulan serta dan MP-ASI secara tepat. NF

Secara umum tujuan pelatihan yang dilaksanakan oelh seksi Gizi Komunitas Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau pada 19-14 April 2014 di Kota Batam. Adapun Peserta Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petugas Konseling Menyusui Tingkat Provinsi Kepulauan Riau sebanyak 20 orang. Peserta terdiri dari Dokter, Bidan, Tenaga Pengelola Gizi (TPG) dari Rumah sakit dan Puskesmas Se-Provinsi Kepulauan Riau, secara umum pelatihan tersebut untuk meningkatkan kualitas tenaga kesehatan mengenai teknis konseling menyusui dan MP-ASI, sedangkan secara khusus pelatihan tersebut agar kedepan diharapkan dapat meningkatkan ketrampilan mendukung proses ASI Eksklusif dan dilanjutkan dengan MP-ASI, melindungi praktik menyusui dan praktek pemberian MP-ASI secara tepat serta dapat meningkatkan kualitas tenaga kesehatan dalam memberikan konseling menyusui dan konseling MP-ASI kepada ibu dan keluarga, sehingga pertumbuhan dan perkembangan bayi sebagai generasi penerus dapat dicapai sebagai mana mestinya.

Last Updated on Thursday, 28 August 2014 17:53
 

Site Map