Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Kualitas Anak Sangat Menentukan Target MDGs PDF Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 30 April 2014 00:00

Indonesia termasuk salah satu Negara yang menandatangani Millenium Development Goals, yang meliputi 8 tujuan yang salah satunya yaitu menurunkan kematian anak. Target MDGs 2015 dalam menurunkan kematian bayi dan balita adalah 32/1000 kelahiran hidup untuk balita dan 23/1000 kelahiran hidup untuk bayi. Jika kita lihat data menurut SDKI 2007, AKBAL 44/1000 KH dan AKB 34/1000 KH. Jika dilihat trend tahunan yang ada di kementrian kesehatan, dikhawatirkan target MDG’s 2015 tidak akan tercapai. Sejalan dengan MDGs, upaya penurunan angka kematian anak merupakan salah satu prioritas sasaran RPJMN 2014 yang tertuang dalam Perpres Nomor 5 Tahun 2010 dan juga program prioritas Kementerian Kesehatan.

Sekitar 59% dari kematian anak terjadi pada usia yang sangat dini yaitu pada periode bayi baru lahir. Masih tingginya angka kematian bayi di Indonesia antara lain disebabkan oleh pneumoni, diare, malaria, campak, demam berdarah dengue. Adapun penyebab terbesar kematian bayi baru lahir adalah prematuritas dan BBLR, asfiksia bayi baru lahir, masalah ASI, tetanus neonatorum dan infeksi. Kondisi tersebut semakin diperberat dengan banyaknya kasus gizi buruk. Masalah penyakit dan gizi yang diderita oleh sebagian besar bayi dan balita di Indonesia dapat menyebabkan gangguan kelangsungan pertumbuhan dan perkembangan yang berdampak pada rendahnya kualitas hidup mereka di kemudian hari. Dampak yang akan timbul akan semakin buruk terkait dengan MDGs apa bila permasalahan tersebut dibiarkan terus menerus, maka diperlukan peranan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat mulai dari lingkungan keluarga guna menekan angka kematian bayi yang di sebabkan oleh berbagai penyakit sehingga capaian dan target MDG’s 2015 akan tercapai. NF

 

Site Map