Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Dinkes Kepri Latih Petugas Konseling MP ASI PDF Print E-mail
Monday, 25 November 2013 00:00

Dinkes Kepri Latih Petugas Konseling MP ASI

Dinas kesehatan Provinsi Kepulauan Riau mengadakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petugas Konseling Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI)Tingkat Provinsi Kepulauan Riau di Hotel Melia Tanjungpinang. Peserta yang berasal dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas se-Provinsi Kepulauan Riau ini di laksanakan dari senin s.d Sabtu 18-23 November 2013.  Tujuan umum dalam pelatihan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan tentang pemberian MP-ASI yang baik dan tepat untuk bayi dan anak usia 6-24 bulan.

Pemenuhan gizi merupakan hak dasar anak. Salah satu upaya untuk meningkatkan kesehatan dan gizi anak sebagaimana di amanatkan oleh undang-undang tahun 1945 dan kesepakatan internasional seperti konvensi hak anak (Komisi hak anak PBB, 1989, Pasal 24), adalah memberikan makanan yang terbaik bagi anak usia di bawah 2 tahun. Untuk mencapai hal tersebut, Strategi Nasional Peningkatan Pemberian Asi dan MP-ASI merekomendasikan pemberian makanan yang baik dan tepat bagi bayi dan anak 0-24 bulan adalah: (1) mulai menyusu satu jam setelah lahir; (2) menyusu secara eksklusif sampai usia 6 bulan; (3) memberikan makanan Pedamping ASI (MP-ASI) mulai usia 6 bulan; (4) meneruskan menyusu sampai usia 2 tahun atau lebih.

Menurut WHO/UNICEF, cara pemberian makan pada bayi yang baik dan benar adalah menyusui bayi secara eksklusif sejak lahir sampai umur 6 bulan dan meneruskan menyusui anak sampai umur 24 bulan. Pada usia 6 bulan bayi mulai diberikan Makanan Pedamping Air Susu Ibu (MP-ASI). Jika bayi dan anak usia 6-24 bulan tidak memperoleh cukup gizi dari MP-ASI, maka akan mengakibatkan gangguan pertumbuhan dan kurang gizi.

Sebagian besar anak balita dari keluarga kurang mampu tidak mendapat MP-ASI dalam jumlah yang cukup baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Untuk mencegah terjadinya gizi kurang sekaligus mempertahankan gizi baik pada keluarga miskin, maka MP-ASI berbahan baku lokal merupakan alternatif baik. Walaupun saat ini makanan bayi komersial banyak di jual dipasar, namun bagi keluarga miskin produk ini bisa menjadi barang mewah yang sulit di jangkau untuk jangka waktu yang relatif lama. Dengan bahan pangan lokal diperolehnya harga yang murah, mudah didapat dan lebih bervariasi.

Untuk memperoleh MP-ASI yang baik secara kuantitas dan kualitas maka diperlukan peranan tugas kesehatan untuk memberi informasi tentang praktik pemberian makanan yang baik untuk anak di bawah usia 2 tahun kepada ibu, pengasuh dan keluarga. Oleh karena itu diperlukan peningkatan pengetahuan dan keterampilan petugas kesehatan dalam memberikan konseling pemberian MP-ASI dan pemantauan pertumbuhan. Salah satu upaya yang dapat dilaukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau adalah melaksanakan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Petugas Konseling Makanan Pendamping Air susu Ibu (MP-ASI) Tingkat Provinsi Kepulauan Riau.

Keberhasilan dalam praktik pemberian Makanan Pedamping Air Susu Ibu (MP-ASI) sangat penting untuk kelangsungan hidup, pertumbuhan, perkembangan, kesehatan, dan gizi bayi dan anak. Untuk itu dibutuhkan perhatian khusus dari pemerintah, swasta, LSM, keluarga, petugas, kader dan masyarakat dalam upaya yang mendukung peningkatan pemberian makanan yang baik dan tepat.

Last Updated on Wednesday, 27 August 2014 21:13
 

Site Map