Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Pertemuan Sosialisasi dan Advokasi Program Kesehatan Indra PDF Print E-mail
Thursday, 09 May 2013 16:00

Kesehatan indra khususnya indera penglihatan mewrupakan syarat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam rangka mewujudkan manusia indonesia yang cerdas, produktif, maju, mandiri dan sejahtera lahir batin.

Survey kesehatan indera penglihatan dan pendengaran tahun 1993 - 1996 menunjukkan angka kebutaan 1,5%. Penyebab utama kebutaan adalah katarak, glaukoma dan kelainan refraksi dan penyakit - penyakit lain yang behubungan dengan lanjut usia. Besarnya jumlah penderita katarak berbanding lurus dengan jumlah penduduk usia lanjut.

Di prov kepri, diperoleh data dari 8 (delapan) Rumah sakit yang melaporkan tahun 2012 yakni, terdapat 909 penderita katarak, Glaukoma 214, 665 radang kelopak mata, 1083 konjungtivitis dan gangguan konjungtivita serta 1001 buta dan rabun.

Dari data terzebut terlihat bahwasanya angka kejadian penderita katarak cukup tinggi, hal ini dapat disebabkan daya jangkau pelayanan operasi yang masih rendah, kurangnya pengetahuan masyarakat, tingginya biaya operasi serta ketersediaan tenagadan fasilitas pelayanan kesehatan mata yang masih terbatas.

Pertemuan ini bertujuan menerapkan pengelolaan program kesheatan indera di wilayah kerjanya. Yang dilaksanakan di Hotel Pelangi tanggal 6 - 8 mei 2013 dengan jumlah peserta sebanya 35 orang dari dinas kesehatan kab/kota, RS, puskesmas.

Dari pertemuan tersebut diharapkan dapat diperoleh upaya - upaya yang tepat guna untuk menurunkan angka penderita penyakit mata.

Last Updated on Wednesday, 17 July 2013 13:20
 

Site Map