Skip to content

Increase font size Decrease font size Default font size
:: Selamat Datang di Website Resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau ::
Dokter Keluarga dan Bidan Desa PDF Print E-mail
Wednesday, 17 July 2013 12:20

Dinas kesehatan provinsi kepulauan riau melalui seksi pelayanan kesehatan melaksanakan perekrutan dokter keluarga dan bidan desa. Proses perekrutan tersebut dimulai dengan seleksi administrasi, kemudian test tertulis, dan wawancara. Dari 204 pelamar dokter dan 487 pelamar bidan dipewroleh sebanyak 60 Dokter keluarga dan 15 bidan desab yang akan ditempatkan di wilayah provinsi kepulauan riau bersama dengan 55 org dokter keluarga dan 50 bidan desa yang memperpanjam masa kerja.

 Dokter keluarga dan bidan desa tersebut mendapatkan pembekalan dari dinas kesehatan dan kementerian kesehatan sebelum ditugaskan ke daerah. Materi yang diberikan mulai dari sosial budaya provinsi kepulauan riau sampai kepada tugas mereka di daerah.

 Pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tinginya dapat terwujud. Keberhasilan pembangunan Kesehatan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan sebagai hak dasar setiap individu atau masyarakat sangat ditunjang dengan ketersediaan pembiayaan secara cukup, teralokasi secara merata, berkeadilan dan berkesinambungan.

Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan yang bermutu dan tersedia secara adil dan merata maka harus didukung oleh fasilitas pelayanan kesehatan, dana dan sumber daya manusia (SDM) Kesehatan yang memadai.  Pada daerah terpencil, sangat terpencil, daerah tertinggal, pulau-pulau terluar, dan daerah perbatasan, umumnya masyarakat masih sulit untuk memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan.

Berbagai kendala dalam penyediaan dan pemenuhan kebutuhan Sumber Daya Manusia Kesehatan diantaranya oleh karena masih kurangnya tersedianya institusi pendidikan tenaga kesehatan, kurang atau belum adanya imbalan atau insentif yang menarik, serta manajemen SDM Kesehatan (Perencanaan SDM) yang belum memadai, Pengembangan Karier, Penempatan/distribusi, pembinaan serta pengawasan baik terhadap keberadaan/kehadiran maupun kinerja SDM Kesehatan di Tempat tugasnya.

Untuk mengatasi kendala tersebut diperlukan upaya terobosan diantaranya perbaikan sistem Manajemen SDM (perencanaan, pengadaan, pendayagunaan serta pembinaan dan pengawasan) serta dukungan dari organisasi profesi dan pemberdayaan masyarakat. Salahsatunya adalah penerimaan dokter keluarga dan bidan desa untuk wilayah provinsi kepulauan riau.

Pelaksanaan Kegiatan

Kegiatan Dokter Keluarga dan Bidan Desa ini dilaksanakan di Tanjungpinang dengan tahapan :

1. Pelaksanaan Rekrutmen

Melalui proses seleksi administrasi, kemudian test tertulis, dan wawancara. Dari 204 pelamar dokter dan 487 pelamar bidan diperoleh sebanyak 60 Dokter keluarga dan 15 bidan desab yang akan ditempatkan di wilayah provinsi kepulauan riau bersama dengan 55 org dokter keluarga dan 50 bidan desa yang memperpanjang masa kerja.

2. Pelatihan Pra Tugas

Dokter keluarga harus mempunyai kompetensi khusus yang lebih dari pada seorang lulusan fakultas kedokteran pada umumnya. Kompetensi khusus inilah yang perlu dilatihkan melalui program pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 10 - 14 Juni 2013, di hotel Comfrot, dengan kopentensi :

  1. Mengatahui Sosial Budaya provinsi kepulauan riau
  2. Menguasai dan mampu menerapkan konsep operasional kedokteran keluarga dan Bidan desa
  3. Menguasai pengetahuan dan mampu menerapkan keterampilan klinik dalam pelayanan kedokteran keluarga dan bidan desa
  4. Menguasai keterampilan berkomunikasi
  5. Menyelenggarakan hubungan profesional dokter / Bidan dengan pasien pasien
  6. Pemberdayaan M,asyarakat
3. Penempatan SDM Kesehatan dengan Perjanjian/Kontrak Tertulis yang mempunyai legalitas hukum
 

Site Map